BAB 1
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Dahulu perusahaan dalam menjalankan proses bisnisnya secara manual. Belum ada komputerisasi dan tingkat persaingan masih sangat rendah. Dalam penjualan sangat mudah barang tersebut itu laku, tapi sekarang banyak orang yang membuka usaha dan memberikan dampak kepada dunia dalam tingkat persaingan, maka untuk memenangkan persaingan itu, dibutuhkan sesuatu yang berbeda dari pada yang lain, yang membuat orang lain tertarik untuk memeli produk kita apapun itu.
Dalam menaikkan peningkatan produksi, butuh yang namanya sistem informasi yang dapat memberikan peningkatan dalam masalah produksi, keuangan dan semua masalah semi terstruktur yang ada pada perusahaan. Karena dengan teknologi sistem informasi, apa lagi yang perusahaan lain belum punya, kita bisa memenangkan persaingan, kita juga pasti mendapatkan keuntungan dalam produksi maupun persaingan.
Sekarang, sudah banyak sekali perusahaan – perusahaan yang menggunakan IT dalam mendukung proses bisnisnya, bahkan ada yang menggunakan applikasi pendukung pengambilan keputusan ( DSS ) Decision Suport System, tapi dalam menggunakan applikasi itu masih banyak yang harus diperhatikan seperti hardware dan softwarenya, lokasinya dan biaya sudah pasti. Karena ada beberapa applikasi yang membutuhkan spesifikasi computer yang tinggi dan pastinya computer tersebut harus terhubung dengan computer lainnya atau yang disebut dengan hubungan client – server atau yang disebut dengan networking serta internet.
Dalam paper kali ini kami juga membahas tentang bagaimana masa depan pekerja IT di masa akan datang, dalam pembahasan kami, kami membahasnya dalam judul “Sistem informasi dimasa akan datang”, kami memilih topik ini karena menurut kami diharapkan dapat membantu mahasiswa – mahasiswi yang sedang belajar untuk lebih mengerti tentang apa yang akan dilakukan di masa depan, karena masih banyak mahasiswa yang belum tahu apa yang akan mereka lakukan setelah kuliah mereka berakhir, dan diharapkan dalam paper ini kami dapat menginformasikan pekerjaan – pekerjaan yang sekiranya memberikan informasi bagi mereka untuk bekerja dimasa depan.
1.2 Ruang Lingkup
Dalam pembatasan masalah ini kami hanya membahas tentang Sistem Informasi dan teknologi serta akan menjadi apa orang – orang yang mempelajari ilmu tersebut di masa yang akan datang.
1.3 Tujuan dan manfaat
Tujan umum
Tujuan umum dari paper ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kesempatan pekerja sistem informasi di dunia kerja pada periode yang akan datang.
Tujuan Khusus
1. Untuk menganalisa trend yang sedang beredar dalam dunia kerja IT
2. Memberikan informasi yang cukup dalam dunia teknologi pada pekerja Sistem informasi.
3. Menganalisa sistem informasi dimasa yang akan datang.
1.4 ManfaatPenelitian
Manfaat penelitian :
1. Memberikan Informasi kepada pembaca dalam kegunaan teknologi di masa yang mendatang.
1.5 Metodologi Penelitian
Dalam metodologi ini kami menggunakan metode :
1. Metode Analysis.
a. Study Pustaka
Kami menggunaka studi ini untuk mempelajari lebih dalam mengenai bagaimana pekerja Sistem informasi dimasa yang akan datang dan bagaimana teknologinya, semua pada buku.
BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1.Pengertian Informasi
Dalam proses bisnis suatu perusahaan, dibutuhkan informasi yang akurat dan terpercaya. Hal ini dikarenakan perusahaan membutuhkan informasi untuk membantu pengambilan keputusan.
Menurut O’Brien (2003, p13), informasi adalah data yang telah diubah ke dalam suatu konteks yang memiliki arti dan berguna bagi end-user tertentu.
Menurut McLeod and Schell (2001, p12), informasi merupakan data yang telah diproses atau data yang memiliki makna.
2.2 Pengertian sistem informasi
Sistem menurut mathiassen et al(2000, P9) adalah kumpulan dari komponen – komponen yang mengimplementasi persyaratan modeling, function dan interface.
Sistem menurut O’Brien (2001, p8) adalah kumpulan dari komponen – komponen yang saling berhubungan dan bekerjasama dalam mencapai suatu tujuan dengan menerima input dam menghasilkan output melalui proses transformasi yang terorganisir.
Dari teori-teori diatas kami bisa menyimpulkan bahwa suatu komponen yang bekerjasama menghasilkan sesuatu demi mencapai tujuan yang sama.
System informasi menurut McLeod (2001, p15) adalah kumpulan dari komponen–komponen yang saling berhubungan yang mengumpulkan(atau mendapat kembali), memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan kontrol dalam suatu organisasi.
Sistem informasi menurut O’Brien (2005, p6) adalah kombinasi yang terorganisir antara orang hardware software dan jaringan komunikasi dan sumber data yang dikumpulkan, ditransform yang menghasilkan informasi dalam organisasi.
2.3 sistem informasi berbasis computer dan kegunaan IT dibawah ini :
Menurut James O brien (2005, p6) sistem informasi berbasis computer dengan kegunaan IT ada 4 :
1. Teknologi computer hardware
Termasuk didalamnya micro computer, server menengah, system mainframe, input, output, dan storage(hard disk)
2. Teknologi computer software
Termasuk software sistem operasi, web browser, produktivitas software dan software untuk applikasi bisnis seperti customer relation ship management dan supply chain management.
3. Teknologi telekomunikasi jaringan
Termasuk media telekomunikasi, prosesor, dan kebutuhan software untuk menyediakan akses berbasis kabel dan non kabel dan membantu internet dan internet berbasis privasi seperti intranet dan exstranet.
4. Teknologi management sumber data.
Termasuk sistem software management database untuk development, akses, dan maintenance dari database organisasi.
2.4 Kebutuhan Teknologi Informasi
Kebutuhan teknologi informasi bagi dunia usaha telah mengalami pergeseran ke arah lingkungan teknologi informasi yang lebih bersifat outward looking dan mengarah ke kompetisi dan free market. Hubungan teknologi dan dunia usaha sangat erat kaitannya mengingat teknologi informasi dan sistem informasi berfungsi mendukung struktur organisasi setiap perusahaan, yang pada gilirannya akan memperlancar keseluruhan proses internal di level perusahaan dan akan memperkuat daya saing perusahaan.
Sistem informasi melibatkan orang, data, proses, komunikasi, dan teknologi informasi yang berinteraksi untuk mendukung dan meningkatkan operasi bisnis, serta sekaligus memberikan dukungan terhadap pemecahan masalah dan pengambilan keputusan yang dibutuhkan oleh manajemen.
Di Jurusan Sistem Informasi, Anda akan belajar untuk menjadi seorang sarjana komputer yang menguasai prinsip, teknik, dan peralatan pengembangan sistem informasi, serta mampu mengelola departemen sistem informasi perusahaan, serta mampu melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi dalam bidang teknologi atau manajemen sistem informasi. Fokus studi sistem informasi adalah pengembangan sistem informasi, metode-metode dan peralatannya (bahasa pemrograman dan database) serta manajemen sistem informasi.
2.5 Tujuan Umum
Di Jurusan Sistem Informasi, Anda akan belajar untuk menjadi seorang sarjana komputer yang menguasai prinsip, teknik, dan peralatan pengembangan sistem informasi, serta mampu mengelola departemen sistem informasi perusahaan, serta mampu melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi dalam bidang teknologi atau manajemen sistem informasi. Fokus studi sistem informasi adalah pengembangan sistem informasi, metode-metode dan peralatannya (bahasa pemrograman dan database) serta manajemen sistem informasi.
Dewasa ini perkembangan penerapan sistem informasi dalam bidang manajemen semakin pesat. Hal ini sejalan perkembangan teknologi perangkat keras dan perangkat lunak yang terus terjadi, sehingga kebutuhan tenaga-tenaga profesional yang mampu mengaplikasikan dan mengembangkan bidang tersebut semakin mendesak.
Untuk membantu dunia usaha dan manajemen dalam mendapatkan kebutuhannya tersebut maka kurikulum Jurusan Sistem Informasi diarahkan untuk dapat:
Memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja di dalam dan di luar negeri, khususnya pada penerapan sistem informasi dalam berbagai kebutuhan manajemen di berbagai bidang usaha.
Menyediakan pendidikan yang berorientasi ke arah masa depan untuk membekali lulusannya dalam berkarir di bidang-bidang yang berkaitan.
Mempersiapkan tenaga profesional di bidang sistem informasi yang mampu menerapkan kebutuhan manajemen di segala bidang ke dalam aplikasi sistem serta mampu mengintegrasikan teknologi baru di bidang sistem informasi dan mengembangkan diri sehingga bisa menjadi pemimpin di bidang sistem informasi di masa yang akan datang.
Membekali mahasiswa dengan keahlian problem solving dan dilandasi dengan pengetahuan teknologi informasi dan bisnis.
Di Jurusan Sistem informasi, Anda akan mampu mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mutakhir di bidang Sistem Informasi. Mengingat lingkup dan cakupan yang luas pada disiplin ini maka mahasiswa perlu diarahkan ke dalam bidang peminatan sesuai arah spesialisasinya
2.6 Peminatan yang ditawarkan dalam jurusan sistemi informasi BINUS:
• Strategic Information System
Kompetensi mahasiswa yang dihasilkan melalui peminatan ini adalah:
Mampu menyusun Perencanaan Strategi Sistem dan Teknologi Informasi sebuah organisasi.
Mampu menganalisis, merancang, mengimplementasi, dan mengelola Sistem dan Teknologi Informasi yang bersifat strategis.
Mampu memberdayakan Sistem dan Teknologi Informasi dalam konteks keunggulan kompetitif.
Mampu menganalisis kebutuhan sistem informasi pada sebuah organisasi alam bentuk perencanaan strategi sistem dan teknologi informasi dan mengimplementasikan agar visi dan misi organisasi dapat tercapai.
• Business Intelligence
Kompetensi mahasiswa yang didapatkan melalui peminatan ini
adalah:
Mampu menyusun informasi tentang pelanggan dan vendor sehingga mampu menjadi "Business Analytics Expertise".
Mampu mengelola dan mengintegrasikan data sehingga menghasilkan data yang berkualitas untuk menghasilkan informasi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
• E-Business
Kompetensi mahasiswa yang didapatkan melalui peminatan ini adalah:
Mampu memahami konsep dasar, model bisnis, infrastruktur dasar, sistem pembayaran, aspek-aspek sosial, etika dan bisnis dari suatu sistem E-Business.
Mampu menterjemahkan perencanaan bisnis (business plan) dengan memanfaatkan sistem dan teknologi informasi berbasis web.
Mampu menganalisis dan memberdayakan sistem dan teknologi informasi berbasis web yang tepat dalam proses bisnis untuk meningkatkan daya saing organisasi.
Mampu merancang, mengimplementasikan dan mengelola E-Business.
• Applied ERP (Enterprise Resource Planning)
Kompetensi mahasiswa yang diperoleh melalui peminatan ini adalah:
Memahami dan mampu mengaplikasikan enterprise system technology menggunakan specific modul dari SAP R / 3.
Mempersiapkan mahasiswa untuk memperoleh sertifikasi dari SAP.
• Applied Database
Peminatan yang khusus mendalami pemanfaatan teknologi basis data Oracle, dan untuk mempersiapkan peserta didik dalam upaya mendapatkan sertifikasi internasional OCA (Oracle Certified Administrator) dan OCP (Oracle Certified Professional). Melalui peminatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi database administrator dan database application developer terutama untuk teknologi ORACLE.
Karir Masa DepanReturn to Top Lulusan Jurusan Sistem Informasi dapat mulai meniti karir pada berbagai profesi, seperti: information system specialist pada bidang kerja sistem informasi korporasi, business intelligence, dan e-business. Profesi lain yang juga memungkinkan adalah: programmer analyst, system support, system design, database administrator, IT / IS consultant, web-developer, web-designer, entrepreneur.
2.7 Sistem informasi dan hubungannya.
2.7.1 Pengertian
Sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem Informasi Manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personal manajemen. Sistem Informasi Penjualan adalah suatu sistem informasi yang mengorganisasikan serangkaian prosedur dan metode yang dirancang untuk menghasilkan, menganalisa, menyebarkan dan memperoleh informasi guna mendukung pengambilan keputusan mengenai penjualan.
2.7.2 Percabangan Sistem Informasi
2.7.2.1 Sistem Informasi Geografis
Sistem Informasi Geografis (bahasa Inggris: Geographic Information System disingkat GIS) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau dalam arti yang lebih sempit, adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya, dalam sebuah database. Para praktisi juga memasukkan orang yang membangun dan mengoperasikannya dan data sebagai bagian dari sistem ini.
2.7.2.2 Sistem Informasi Management
Sistem informasi manajemen (SIM) (bahasa Inggris: management information system, MIS) adalah bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau suatu strategi bisnis. Sistem informasi manajemen dibedakan dengan sistem informasi biasa karena SIM digunakan untuk menganalisis sistem informasi lain yang diterapkan pada aktivitas operasional organisasi. Secara akademis, istilah ini umumnya digunakan untuk merujuk pada kelompok metode manajemen informasi yang bertalian dengan otomasi atau dukungan terhadap pengambilan keputusan manusia, misalnya sistem pendukung keputusan, sistem pakar, dan sistem informasi eksekutif.
2.7.2.3 Sistem Informasi Akuntansi
System informasi akuntansi adalah system informasi yang merecord semua kegiatan transaksi yang akan dicatat ke dalam pembukuan.
2.7.2.4 Sistem Informasi jaringan
Sistem informasi jaringan (Inggris: network information system disingkat NIS) adalah sebuah protokol yang digunakan untuk menamai dan menawarkan layanan direktori dalam beberapa platform UNIX.NIS berfungsi sebagai "buku telepon" yang dapat digunakan untuk menemukan sumber daya dalam sebuah jaringan berbasis TCP/IP. Karenanya, nama asli dari protokol NIS adalah Yellow Pages. NIS mengizinkan para pengguna dan aplikasi yang terdistribusi melalui jaringan untuk menemukan dan mengakses berkas serta aplikasi di manapun di dalam jaringan dengan mengakses sebuah NIS Server pusat. Informasi yang disediakan oleh NIS Server contohnya adalah berkas password (/etc/passwd), tabel host (/etc/hosts), dan alamat e-mail. NIS beroperasi dengan mengirimkan paket-paket data secara broadcast, dan pada kebanyakan platform UNIX, klien NIS dapat berkomunikasi dengan NIS Server dengan menggunakan protokol Remote Procedure Call yang berjalan di atas protokol lapisan transport User Datagram Protocol (UDP). Implementasi layanan NIS pada awalnya kurang begitu baik dilihat dari segi keamanannya. Karena itulah, banyak server NIS dalam sebuah jaringan berbasis UNIX sering diserang. Sun Microsystems pun mengembangkan protokol NIS yang baru, yang disebut sebagai NIS+ yang mencakup beberapa fitur keamanan (yang belum dimiliki oleh NIS), meski kurang populer.
2.8 Manfaat Mempelajari Sistem Informasi
1. System informasi bisa bekerja di berbagai bidang pekerjaan, Seperti :
o Computer Trainer
Pelatih Komputer atau yang juga dikenal sebagai IT Trainer mengajarkan orang untuk menggunakan komputer di perusahaan, sekolah, akademi, universitas dan skema pelatihan kerja. Mereka mungkin bisa bekerja sama dengan orang-orang yang tidak memiliki pengalaman sebelumnya komputer, memberi mereka pemahaman dasar mengenai teknologi, atau mereka mungkin menunjukkan lebih banyak orang melek komputer bagaimana menggunakan sistem komputer tertentu atau program softwareA, ditulis dalam bahasa komputer, yang memberikan instruksi ke komputer. produk. Dukungan pelatih orang belajar, mendorong mereka yang mungkin sangat takut komputer dan secara bertahap memungkinkan mereka untuk menjadi lebih percaya diri dan mandiri.
Trainer mencakup beragam mata pelajaran yang terkait komputer, tergantung pada siapa yang mereka ajarkan.
Menyediakan kelas dan dukungan bagi pengguna computer
Pelatih juga membantu orang untuk belajar bagaimana menggunakan paket-paket aplikasi seperti SAP. Perusahaan biasanya memerlukan bantuan dalam belajar bagaimana menerapkan sistem yang kompleks seperti ini.
Pelatih kadang-kadang menggunakan paket pengajaran diri. Ini adalah program komputer yang membimbing peserta pelatihan melalui suatu sistem, menjelaskan setiap langkah di sepanjang jalan. Trainers memantau bagaimana anggota kursus kemajuan dan memberi mereka bantuan yang mereka butuhkan.
Lamanya pelatihan bervariasi tergantung pada trainee kebutuhan. Beberapa pendek, misalnya, orang-orang yang mencakup pengolah kata atau kumpulan databaseA informasi yang sama, misalnya, pelanggan alamat. Banyak database yang terkomputerisasi. Informasi pada database harus mudah untuk menemukan dan menambah. sistem, sementara yang lain selama beberapa bulan terakhir.
o Teknisi Komputer
Teknisi komputer adalah orang yang melakukan perbaikan dan memelihara komputer dan server. Tanggung jawab teknisi dapat diperluas untuk termasuk membangun atau mengkonfigurasi perangkat keras baru, menginstal dan meng-update paket perangkat lunak, dan menciptakan dan memelihara jaringan komputer. Perbaikan komputer teknisi bekerja dalam berbagai pengaturan, yang meliputi baik sektor publik dan swasta. Karena kebaruan relatif profesi, lembaga pendidikan menawarkan program sertifikat dan tingkat dirancang untuk mempersiapkan teknisi baru, tapi perbaikan komputer sering dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman dan bersertifikat yang mempunyai sedikit pelatihan formal di lapangan.
Seorang teknisi mungkin bekerja di sebuah departemen teknologi informasi perusahaan, pusat pusat layanan, atau lingkungan penjualan komputer ritel. Seorang teknisi sektor publik mungkin bekerja di militer, keamanan nasional atau masyarakat penegakan hukum, kesehatan atau bidang keselamatan publik, atau lembaga pendidikan. Meskipun luas lingkungan kerja yang beragam, semua fisik teknisi sama dan melakukan proses investigasi, termasuk dukungan teknis. Teknisi berpengalaman mungkin mengkhususkan diri dalam bidang-bidang seperti pemulihan data, administrasi sistem, atau sistem informasi. Beberapa teknisi yang bekerja sendiri atau memiliki perusahaan yang menyediakan layanan di kawasan regional. Beberapa subkontrak sebagai freelancer atau konsultan. Jenis teknisi berkisar dari penggemar dan penggemar yang relawan atau membuat sisi sedikit uang, untuk mereka yang bekerja secara profesional di lapangan.
Perbaikan masalah dapat berkisar dari pengaturan kecil yang tidak benar, untuk spyware, virus, dan sejauh yang menggantikan seluruh perangkat keras atau sistem operasi. Beberapa teknisi menyediakan layanan on-site biasanya pada tarif per jam. Lain dapat memberikan layanan off-site, di mana klien dapat berhenti pada toko perbaikan. Beberapa pickup dan mengantarkan jasa untuk kenyamanan. Beberapa mungkin juga mengambil kembali peralatan yang lama untuk daur ulang.
Beberapa permasalahan yg dihadapi untuk Teknisi Komputer dan solusinya :
1. Nyalakan PC, jika mati:
- cek power supply, coba ganti sama yang power baru
- Gerayangi elco-elco yang ditancapkan disekitar motherboard (apakah melepuh)
- Hati-hati, lepas perlahan prosessor, dan coba jalankan prosessor di komputer lain
Jika masih mati juga berarti motherboardnya ERROR….
2. Komputer bisa booting tapi tidak menyala: solusi :
- Pasang speaker internal CPU, coba booting lagi, jika terdengar tit…tit..tit berarti memori mati (coba cek lagi, mungkin pemasangan memori kurang pas, coba ampelas kuningan memori perlahan)
- nggak kedengar bunyi, tapi layar monitor blank (Coba lepas VGA Card, gunakan VGA Onboard)
3. Bisa booting , Hardisk FAIL
- Coba pasang kembali kabel hardisk, biasanya cuma renggang, jika masih nggak jalan berarti Hardisknya nggak kebaca-RUSAK-(tenang, coba ambil obeng, obeng perlahan baut yang tertutup di bagian bawah segel garansi-terletak ditengah piringan hardisk)).
4. Jalan, tapi tiba-tiba Bluescreen
- Coba dulu error chech dari hard disk, kalau perlu auto recovery
- Windows Rusak, Install Ulang aja
o System Analyst
Sebuah system analyst merekomendasikan perangkat lunak dan manganalisa serta membuat rancangan system mulai dari nol, dan berkoordinasi pembangunan untuk memenuhi persyaratan bisnis atau lainnya. Mereka akan menjadi akrab dengan beberapa pendekatan untuk memecahkan masalah. Analis sering akrab dengan berbagai bahasa pemrograman, sistem operasi, dan platform perangkat keras komputer. Karena mereka sering menulis permintaan pengguna ke dalam spesifikasi teknis, sistem analis adalah Liaisons di antara penyedia dan profesional IT. Mereka mungkin bertanggung jawab untuk mengembangkan biaya analisa, pertimbangan desain, dan implementasi baris waktu.
Seorang system analyst dapat :
- Berinteraksi dengan pelanggan untuk belajar dan dokumen persyaratan.
- Berinteraksi dengan desainer perangkat lunak untuk memahami keterbatasan.
- Membantu programer selama pengembangan sistem.
- Melakukan pengujian sistem.
- Mengerahkan sistem lengkap.
- Dokumen persyaratan atau berkontribusi pada buku petunjuk.
o Programmer
Seorang pemrogram atau coder, adalah seseorang yang menulis perangkat lunak komputer. Istilah pemrogram komputer dapat merujuk ke dokter spesialis dalam satu bidang pemrograman komputer atau untuk seorang generalis yang menulis kode untuk berbagai jenis perangkat lunak. Orang yang mengaku praktik atau pendekatan formal pemrograman mungkin juga dikenal sebagai seorang programmer analis. Seorang pemrogram bahasa komputer utama (Lisp, Java, Delphi, C + +, C # dll) seringkali diawali dengan judul di atas, dan mereka yang bekerja di lingkungan web sering awalan judul dengan web mereka. Istilah pemrogram dapat digunakan untuk mengacu ke pengembang perangkat lunak, perangkat lunak insinyur, ilmuwan komputer, atau perangkat lunak analis. Namun, anggota profesi tersebut biasanya memiliki keahlian rekayasa perangkat lunak lain, di luar pemrograman; karena alasan ini, istilah programmer kadang-kadang dianggap sebagai penyederhanaan menghina atau merendahkan profesi lain tersebut. Hal ini telah memicu banyak perdebatan di kalangan pengembang, analis, ilmuwan komputer, pemrogram, dan pihak luar yang terus menjadi bingung pada perbedaan yang halus dalam pekerjaan ini
Alur Kerja Prorammer :
Pemrogram komputer atau programmer menulis, test, debug, dan memelihara rincian petunjuk, yang disebut program komputer, bahwa komputer harus mengikuti untuk melaksanakan fungsi mereka. Programmer juga desain, dan pengujian struktur logis untuk memecahkan masalah dengan komputer. Banyak inovasi teknis dalam pemrograman . komputasi teknologi maju dan canggih bahasa baru dan tool pemrograman telah mendefinisikan kembali peran dari banyak programmer dan ditinggikan dari program kerja yang dilakukan hari ini. Job judul dan deskripsi dapat bervariasi, tergantung pada organisasi.
Programmer bekerja di berbagai pengaturan, termasuk departemen teknologi informasi, perusahaan besar perangkat lunak, dan perusahaan jasa kecil. Banyak pemrogram profesional juga bekerja untuk perusahaan konsultan sebagai kontraktor. Izin biasanya tidak diperlukan untuk bekerja sebagai seorang programmer, meskipun sertifikasi profesional yang umumnya dipegang oleh programmer. Pemrograman secara luas dianggap sebagai profesi (walaupun beberapa pihak berwenang tidak setuju dengan alasan bahwa hanya karier dengan persyaratan perizinan hukum dihitung sebagai profesi).
Programmer bekerja sangat bervariasi tergantung pada jenis bisnis mereka menulis program. Sebagai contoh, instruksi yang terlibat dalam memperbarui catatan keuangan yang sangat berbeda dari yang diperlukan untuk menduplikasi kondisi pada pilot pesawat terbang untuk pelatihan di simulator penerbangan. Meskipun program-program sederhana dapat ditulis dalam beberapa jam, program yang menggunakan formula matematika yang kompleks yang pemecahannya hanya dapat diperkirakan atau yang menarik data dari berbagai sistem yang ada mungkin memerlukan lebih dari satu tahun kerja. Dalam kebanyakan kasus, beberapa programer bekerja bersama sebagai sebuah tim di bawah pengawasan senior programmer.
Programmer menulis program yang sesuai dengan spesifikasi ditentukan terutama oleh lebih senior programer dan sistem analis. Setelah proses desain selesai, itu adalah tugas para programmer untuk mengkonversi bahwa desain menjadi serangkaian instruksi logis bahwa komputer harus dapat mengikutinya bagaimana caranya. Jawabannya adalah koding program. Bahasa pemrograman yang berbeda digunakan tergantung pada tujuan program. COBOL, misalnya, biasanya digunakan untuk aplikasi bisnis yang berjalan pada komputer mainframe dan kelas menengah, sedangkan Fortran digunakan dalam sains dan teknik. C + + secara luas digunakan untuk ilmiah dan aplikasi bisnis. Java, C ++ dan PHP adalah bahasa pemrograman yang populer untuk Web dan aplikasi bisnis. Programmer umumnya tahu lebih dari satu bahasa pemrograman dan, karena banyak bahasa yang sama, mereka sering dapat mempelajari bahasa baru relatif mudah. Dalam praktek, programmer sering dirujuk oleh bahasa yang mereka tahu, misalnya sebagai Java programmer, atau dengan jenis fungsi mereka lakukan atau lingkungan di mana mereka bekerja: misalnya, database programer, mainframe programmer, atau Web developer.
Ketika membuat perubahan pada kode sumber program yang terdiri dari, programer perlu untuk membuat pemrogram lain menyadari tugas yang rutin ini adalah aktivitas mereka. Mereka melakukan ini dengan memasukkan komentar dalam sumber kode sehingga orang lain dapat memahami program lebih mudah. Untuk menyimpan kerja, programer sering menggunakan kode dasar perpustakaan yang dapat dimodifikasi atau disesuaikan untuk aplikasi tertentu. Pendekatan ini dapat lebih diandalkan dan konsisten.
2. Sistem informasi dapat Mensupport beberapa hal dibawah ini :
1. semakin banyak CIO (Chief Information Officers) yang melapor langsung ke CEO
2. Semakin banyak CIO yang diikutsertakan dalam pengambilan keputusan manajemen
3. Dalam survey akhir-akhir ini kepada para eksekutif dari perusahaan pasar modal, 89% percaya bahwa manager teknologi memiliki tanggung jawab yang lebih besar daripada manajer lainnya yang menjelaskan betapa pentingnya manager teknologi
2.9 Teknologi dan Pengaruhnya
Teknologi adalah penggunaan dan pengetahuan tentang alat, teknik, dan kerajinan tangan, atau metode sistem atau organisasi, atau produk material (seperti pakaian) dari hal-hal ini. Kata teknologi berasal dari bahasa Yunani technología (τεχνολογία) - TECHNE (τέχνη), 'kerajinan' dan-Logia (-λογία), studi tentang sesuatu, atau cabang pengetahuan dari suatu disiplin. [1] Namun, definisi yang ketat adalah licin. [sunting] Istilah ini dapat diterapkan secara umum atau untuk daerah tertentu: contoh-contoh mencakup "teknologi konstruksi", "teknologi medis", atau "state-of-the-art teknologi".
Teknologi secara signifikan mempengaruhi manusia maupun spesies hewan lain kemampuan untuk mengendalikan dan beradaptasi dengan lingkungan alami mereka. Spesies manusia 'penggunaan teknologi dimulai dengan konversi sumber daya alam menjadi peralatan sederhana. Penemuan yang prasejarah kemampuan untuk mengendalikan api meningkat yang tersedia sumber makanan dan penemuan roda membantu manusia dalam perjalanan di dalam dan mengendalikan lingkungan mereka. Perkembangan teknologi terbaru, termasuk mesin cetak, telepon, dan Internet, telah berkurang hambatan fisik untuk komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi dengan bebas pada skala global. Namun, tidak semua teknologi ini telah digunakan untuk tujuan damai; pengembangan senjata yang semakin meningkat kekuatan destruktif telah berkembang sepanjang sejarah, dari klub untuk senjata nuklir.
Teknologi telah mempengaruhi masyarakat dan sekitarnya dalam beberapa cara. Dalam banyak masyarakat, teknologi telah membantu mengembangkan ekonomi yang lebih maju (termasuk ekonomi global saat ini) dan telah memungkinkan munculnya kelas santai. Banyak proses teknologi menghasilkan produk yang tidak diinginkan oleh-, yang dikenal sebagai polusi, dan menguras sumber daya alam, dengan merusak bumi dan lingkungannya. Berbagai implementasi teknologi mempengaruhi nilai-nilai masyarakat dan teknologi baru sering menimbulkan pertanyaan-pertanyaan etika baru. Contohnya meliputi munculnya gagasan tentang efisiensi dalam hal produktivitas manusia, istilah yang awalnya hanya berlaku bagi mesin, dan tantangan dari norma-norma tradisional.
Perdebatan filosofis telah muncul di masa kini dan masa depan penggunaan teknologi dalam masyarakat, dengan teknologi ketidaksepakatan mengenai apakah meningkatkan kondisi manusia atau memburuk itu. Neo-Luddism, anarko-primitivisme, dan gerakan-gerakan serupa mengkritik pervasiveness teknologi dalam dunia modern, opining yang merugikan lingkungan dan mengasingkan rakyat; pendukung ideologi seperti transhumanism dan techno-progresivisme melihat kemajuan teknologi terus bermanfaat untuk masyarakat dan kondisi manusia. Memang, sampai saat ini, diyakini bahwa perkembangan teknologi dibatasi hanya untuk manusia, tetapi penelitian ilmiah baru-baru ini menunjukkan bahwa primata lain dan masyarakat lumba-lumba tertentu telah mengembangkan alat yang sederhana dan belajar untuk menyampaikan pengetahuan mereka kepada generasi yang lain.
Pemanfaatan teknologi informasi manjadi suatu keharusan yang tidak dapat dihindari oleh setiap perusahaan yang ingin menempatkan dirinya pada posisi paling depan dalam suatu industri. Terkait dengan hal ini, pengelolaan sumber daya informasi memegang peranan yang sangat penting untuk menunjang suksesnya sebuah bisnis. Dalam sebuah perusahaan, pengelolaan sumber daya informasi biasanya disebut dengan Sistem Informasi Sumber daya Informasi.
Sistem Informasi Sumber daya Informasi atau Information Resources Information System merupakan bagian dari sistem informasi yang bertanggung jawab untuk mengidentifikasi kebutuhan informasi, memproses, serta menyediakan informasi dalam format tepat yang akan dipergunakan dalam proses pengambilan keputusan. Proses mengidentifikasi berarti sistem harus dapat menentukan masalah yang dihadapi perusahaan, keputusan yang akan dibuat oleh oleh para pengambil keputusan dan informasi apa yang harus disediakan untuk memecahkan masalah tersebut. Proses ini harus dapat menentukan data yang dibutuhkan, dimana, bagaimana, dan dengan metode apa data tersebut diperoleh serta bagaimana menentukan proses dan metode yang paling tepat yang akan dipergunakan dan berapa lama proses harus diselesaikan.
Beberapa permasalahan yang sering timbul dengan dipilihnya outsourcing adalah perusahaan menghadapi keresahan terhadap karyawan, khususnya adanya rasa takut kehilangan pekerjaan yang dihadapai oleh karyawan yang sering memicu terjadinya kemarahan yang pada akhirnya akan mengganggu moral bekerja mereka, sehingga pihak manajemen perlu mengkomunikasikannya secara baik dan berterus terang atas apa yang sedang dihadapi perusahaan serta kenapa diambil langkah-langkah outsourcing.
Untuk menjaga terjadinya keresahan karyawan, proses outsourcing beberapa perusahaan membuat langkah transisi untuk menolong karyawan, misalnya jauh sebelum outsourcing diputuskan maka secara rinci dikomunikasikan dalam beberapa pertemuan untuk staf di bagian telnologi informasi, sehingga ketika outsourcing diberlakukan, maka para staf mengerti benar betapa pentingnya keahlian dan teknologi baru bagi perusahaan, mereka didorong untuk memperoleh keahlian baru dibawah inisiatif perusahaaan. Kunci utama dalam kesuksesan outsourcing adalah pemilihan vendor yang tepat (choose the right vendor) karena outsourcing merupakan kerjasama jangka panjang sehingga penunjukkan vendor yang tepat sebagai mitra perusahaan menjadi sangat krusial baik dari pertimbangan aspek teknologi, bisnis, maupun tujuan finansial. Berdasarkan hal tersebut, perusahaan dituntut untuk dapat memahami dasar pertimbangan dalam pemilihan vendor.
Faktor-faktor yang harus diperhatikan antara lain pengetahuan dan kemampuan dalam industri yang dibidanginya (industry knowledge), kemampuan teknis, kemampuan keuangan dan kemampuan dalam menyampaikan infrastruktur jasa yang dikelolanya. Sistem informasi dan organisasi merupakan dua hal yang saling mempengaruhi. Sistem informasi harus disesuaikan dengan organisasi agar dapat menyediakan informasi yang dibutuhkan pada suatu bagian tertentu yang penting pada organisasi. Pada saat yang sama, organisasi harus waspada dan terbuka terhadap pengaruh sistem informasi supaya mendapat keuntungan dari teknologi baru. Interaksi antara teknologi informasi dan organisasi sangat kompleks dan dipengaruhi oleh banyak faktor mediasi yang besar, yaitu struktur organisasi, SOP (Standard Operating Procedures), politik, kultur, lingkungan sekitar, dan keputusan manajemen. Para manajer harus waspada karena sistem informasi mampu mengubah kehidupan organisasi. Sistem informasi tidak bisa sukses merancang sistem baru atau memahami sistem yang sudah ada tanpa memahami organisasi. Para manajer perlu memutuskan sistem apa yang akan dibangun, apa yang akan dikerjakannya, serta bagaimana pengimplementasiaannya.
Outsourcing bisa menjadi solusi terbaik dalam menjaga kepastian jumlah pengeluaran perusahaan dan menekan resiko secara bersamaan. Dengan melibatkan pihak lain dalam melakukan pengawasan dan tindakan terhadap sebagian dari kegiatan operasional sehari-hari, perusahaan akan memperoleh kemudahan untuk bisa lebih serius menangani bisnis utamanya. Bisnis teknologi informasi pun memiliki prospek yang cukup cerah di masa depan. Apalagi teknologi informasi adalah dunia yang perubahan paradigma dan solusinya bergerak sangat cepat. Maka tentunya para pengguna barang atau jasa teknologi informasi akan lebih minim dalam resiko jika mereka melakukan kerjasama outsourcing.
Dengan waktu kerjasama yang relatif pendek, sistem pembayaran yang luwes dan skema kerjasama yang dapat dihentikan di tengah masa kerjasama, para pelaku usaha akan cenderung memilih solusi tersebut dibandingkan jika harus secara mandiri membangun divisi yang khusus mengelolanya
2.9.1 Pengaruh teknologi dalam pengembangan arsitektur
Era globalisasi tak terhindarkan lagi merasuk ke semua masyarakat bangsa-bangsa di dunia. Dalam dunia arsitektur seringkali terjadi perubahan yang selaras dengan perkembangan teknologi, politik, sosial, ekonomi. Dengan bergeraknya kehidupan sosial ekonomi yang semakin pesat, menghantarkan masyarakat ke jaman modernisasi yang ditandai dengan semakin pesatnya kemajuan teknologi, industrialisasi, urbanisasi dan juga meningkatnya komplektisitas sistem sosial ekonomi. Bangsa yang menguasai dunia adalah yang menguasai teknologi, pencipta, penyerap dan pengguna teknologi. Bila kita ingin berhasil sebagai penghuni dunia yang semakin berubah akibat teknologi dan industri, kita perlu untuk menilai kembali sikap kita terhadap dunia arsitektur yang dijamah oleh teknologi.
Seperti halnya industri bangunan yang diproduksi besar-besaran merupakan suatu keunggulan teknologi tetapi cuma sampai batas tertentu. Selama industri dari seluruh komponen bangunan sedang dibuat, ia merupakan sukses secara teknologis. Berbagai bagian dirancang, dibentuk, dipasang-pasangkan dan seluruh perangkaian berhasil.
Perkembangan teknologi dan perekonomian telah mengubah konsep berpikir manusia. Perkembangan semakin pesat baik pertambahan penduduk, teknologi maupun hasil karya arsitektur.
Sehingga pada akhirnya dunia arsitektur dihadapkan pada suatu isu global. Krisis energi karena sumber daya alam yang dieksploitasi sejak era industrialisasi dunia kini terasa gejalanya. Perubahan iklim, pemanasan global, dan bencana lainnya menjadi dampak dari krisis energi dan perusakan lingkungan. Jelas sekali dunia konstruksi menjadi salah satu penyebabnya.Saat ini di dunia sedang menggalakkan pembangunan yang hemat energi. Fenomena ini yang kemudian memberikan pelajaran bagi arsitektur kontemporer Indonesia. Dimana modernitas, lokalitas dan faktor ekologis kita yang memiliki iklim tropis harus dikedepankan. Pencarian beralih menuju arsitektur modern tropis dan penerapan konsep green building merupakan salah satu solusi bagi insan dunia properti untuk mengambil peran dalam mengurangi laju Pemanasan global.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar